Faktara.my.id | Bekasi – Situasi di wilayah Bekasi Selatan memanas pada Selasa (28/4/2026) pagi. Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) dilaporkan melakukan penghadangan terhadap bus bantuan Trans Bekasi Patriot yang dioperasikan sebagai alternatif transportasi akibat gangguan layanan KRL Commuter Line rute Bekasi–Jakarta.
Berdasarkan unggahan yang viral di media sosial, insiden terjadi sekitar pukul 10.41 WIB. Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat beberapa orang yang diduga merupakan perwakilan sopir angkot berdiri di depan pintu bus TransJakarta. Mereka menyampaikan protes dan meminta sopir bus untuk mematikan mesin serta menurunkan seluruh penumpang.
Salah satu narasi yang beredar di media sosial mengutip pernyataan bernada emosi dari oknum di lokasi.
“Loe mau matiin rejeki gue.” ucapnya.
Aksi tersebut diduga dipicu kekhawatiran para sopir angkot terhadap potensi berkurangnya jumlah penumpang akibat kehadiran bus bantuan, terlebih di tengah kondisi layanan kereta yang sedang mengalami gangguan.
Akibat penghadangan ini, sejumlah penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan ke Jakarta terpaksa tertunda. Situasi ini menuai beragam reaksi dari warganet, banyak di antaranya menyayangkan tindakan tersebut karena bus bantuan dinilai sebagai solusi darurat bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan setempat maupun pihak TransJakarta terkait insiden tersebut dan kelanjutan operasional bus bantuan di lokasi. Di sekitar tempat kejadian, terlihat pula kendaraan operasional Satpol PP Kota Bekasi yang berada tidak jauh dari posisi bus. []
(Rls/Mahmudin Prasetyo)
