Faktara.my.id | Jakarta – Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, melayangkan kritik setelah otoritas setempat meminta skuad Team Melli segera meninggalkan Amerika Serikat usai bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut membuat Iran harus mengubah agenda pemulihan dan langsung kembali ke Tijuana, Meksiko.
Iran berencana menjalani pemulihan semalam di California setelah pertandingan. Namun, skuad Team Melli justru harus segera kembali ke kamp latihan mereka di Tijuana, Meksiko.
Iran menunjukkan daya juang tinggi saat menahan imbang Selandia Baru 2-2 di Inglewood. Setelah dua kali tertinggal, Team Melli berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan melalui gol Mohammad Mohebbi pada menit ke-64. Di luar lapangan, Iran juga menghadapi tantangan lain karena beberapa staf tim gagal bergabung akibat kendala visa ke Amerika Serikat.
Ghalenoei menyebut keputusan yang memaksa Iran segera meninggalkan Amerika Serikat sebagai langkah yang merugikan timnya. Ia mengungkapkan bahwa Iran sebenarnya berencana tetap berada di California hingga hari berikutnya sebelum menerima instruksi mendadak setelah pertandingan.
“Mereka bahkan tidak memberi kami waktu untuk memulihkan kondisi. Setelah pertandingan hari ini, mereka mengatakan kepada kami, ‘Kalian harus segera pergi’,” ujar Ghalenoei.
“Sangat penting bagi kami untuk memiliki waktu pemulihan, tetapi kami diminta naik pesawat dan kembali ke kamp kami di Tijuana. Kami benar-benar terganggu oleh hal itu,” lanjut Ghalenoei.
(Rls/Red)
