Faktara.my.id | Cianjur – Jalur wisata Puncak, Cianjur, mengalami kemacetan parah pada puncak libur panjang. Polres Cianjur mengeluarkan imbauan tegas agar pengendara yang menuju Bogor atau sebaliknya segera beralih ke jalur alternatif via Jonggol atau Sukabumi.
Peningkatan volume kendaraan yang luar biasa terjadi sejak Senin pagi menjadi pemicu utama kepadatan di sepanjang jalur utama.
“Sejak pagi, petugas kami telah mengarahkan pengendara dari arah Cianjur menuju Bogor untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jonggol dan Sukabumi. Langkah ini untuk mengantisipasi kemacetan total seiring terus bertambahnya volume kendaraan,” ujar Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, Senin (1/6/2026).
Berdasarkan data pantauan kepolisian, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular tanpa putus dari pintu keluar Tol Jagorawi hingga Simpang Gadog.
Tercatat, jumlah kendaraan harian yang melintas menyentuh angka 23.000 hingga lebih dari 30.000 unit.
“Data sementara menunjukkan volume kendaraan mencapai angka fantastis. Kondisi ini membuat arus lalu lintas dari pagi hingga sore hari terus mengalami peningkatan signifikan,” katanya.
Guna mengurai simpul kepadatan, puluhan personel Satlantas disebar di titik-titik strategis, mulai dari Puncak Pass, pertigaan Hanjawar, Cibodas, hingga Pasar Cipanas.
Selain mengatur arus, tim pengurai antrean juga disiagakan untuk menangani gangguan lalu lintas secara cepat. Polisi memprediksi tren pergerakan masyarakat ini akan terus meningkat hingga Senin, 1 Juni 2026.
Skema satu arah (one way) disiapkan sebagai langkah situasional jika jalur utama sudah tidak mampu menampung beban kendaraan.
“Kami akan memberlakukan penyekatan hingga penutupan jalur apabila terjadi antrean dengan laju kendaraan yang terhenti total. Pengendara diminta mendengarkan arahan petugas di lapangan,” tegas AKP Aang.
Polres Cianjur pun memohon kerja sama dan kesabaran para wisatawan agar tetap memprioritaskan keselamatan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi kenyamanan bersama.
(Tim/Red)
