Faktara.my.id | Jakarta – Guna menciptakan situasi yang kondusif dan menekan angka kriminalitas jalanan, Polsek Duren Sawit mengambil langkah preventif dengan mendirikan Posko Terpadu “Jaga Jakarta Timur”. Posko pengamanan ini disebar di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi gesekan sosial dan tindak pidana di wilayah Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, S.H., M.H., M.Si., menyatakan bahwa pendirian posko tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman secara langsung kepada masyarakat. Pengamanan ekstra ini difokuskan pada jam-jam rawan, khususnya mulai dari malam hingga dini hari.
Lebih lanjut, Posko Terpadu ini tidak hanya diisi oleh personel kepolisian, tetapi juga memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan unsur Tiga Pilar—yakni TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan/Kelurahan—serta melibatkan partisipasi aktif dari warga setempat.
“Kehadiran Posko Terpadu Jaga Jakarta Timur ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang digerakkan secara solid,” tegas Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, S.H., M.H., M.Si.”

Lokasi Utama Penempatan Posko
Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan wilayah, Polsek Duren Sawit memprioritaskan penempatan posko di area-area krusial yang kerap menjadi titik kumpul masyarakat atau jalur perlintasan utama.
Beberapa Titik Tersebut Meliputi:
Kawasan Flyover Klender, Kecamatan Duren Sawit.
Sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Kawasan Kebon Singkong, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan terjadinya gesekan antar-kelompok.
Fokus Pengamanan dan Penindakan
Posko Terpadu ini akan difungsikan sebagai pusat pemantauan (monitoring), basis patroli dialogis, serta titik awal penindakan cepat di lapangan. Adapun fokus utama dari pengamanan terpadu ini adalah mencegah berbagai bentuk gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), dengan sasaran utama:
Tawuran Remaja: Mengawasi dan membubarkan kerumunan pemuda yang berpotensi memicu bentrokan fisik.
Kriminalitas Jalanan: Mengantisipasi dan menindak tegas aksi pembegalan serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Balap Liar: Menertibkan aksi balapan ilegal yang kerap meresahkan pengguna jalan, terutama di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Peredaran Narkoba: Memperketat pengawasan terhadap pergerakan mencurigakan guna mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.
Melalui kehadiran Posko Terpadu “Jaga Jakarta Timur”, pihak kepolisian berharap angka kriminalitas di wilayah hukum Duren Sawit dapat ditekan secara signifikan.
Dengan demikian, warga dapat beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari dengan tenang tanpa dibayangi rasa khawatir.
Sumber : M. Lukman
Editor : Agus Apriyansah
Wartawan : Ahmad Nur Aji
