Faktara.my.id | Jakarta – Polsek Makasar mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat melalui mekanisme problem solving. Upaya penyelesaian secara damai tersebut dilaksanakan pada Rabu (08/07/2026) sekitar pukul 20:00 Wib dan di pimpin langsung oleh Ipda Suyanto di Mako Polsek Makasar sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kegiatan problem solving dilakukan terhadap permasalahan penganiayaan yang melibatkan seorang laki-laki berinisial A. D sebagai pihak yang melakukan pemukulan terhadap A.
Peristiwa pemukulan tersebut diketahui terjadi pada Selasa (07/07/2026) sekitar pukul 19.00 Wib Depan Kelurahan Kampung Makasar, Jakarta Timur.
Dalam proses penyelesaian, personel Polsek Makasar mempertemukan kedua belah pihak untuk melakukan mediasi. Petugas memberikan kesempatan kepada masing-masing pihak menyampaikan kronologi kejadian serta memberikan pembinaan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan saling menghormati.
Melalui proses mediasi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai dan kekeluargaan.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam sebuah surat pernyataan damai yang ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengakhiri perselisihan dan menjaga hubungan baik di lingkungan masyarakat.
Polsek Makasar menegaskan bahwa penyelesaian melalui problem solving merupakan salah satu bentuk implementasi restorative policing, yaitu penyelesaian konflik dengan mengutamakan pemulihan hubungan sosial, tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.
Pendekatan ini dilakukan terhadap perkara-perkara tertentu yang memenuhi syarat untuk diselesaikan melalui musyawarah atas dasar kesepakatan para pihak.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Makasar juga memberikan imbauan kepada kedua belah pihak agar senantiasa mengendalikan emosi, menghindari tindakan kekerasan, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog yang baik sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Kapolsek Makasar berharap masyarakat terus mengedepankan budaya musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian apabila terjadi perselisihan di lingkungan masing-masing.
Melalui penyelesaian secara kekeluargaan tersebut, diharapkan hubungan baik antarwarga dapat kembali terjalin, tercipta suasana yang harmonis di tengah masyarakat, serta situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kampung Makasar, Jakarta Timur dan sekitarnya tetap aman, damai, serta kondusif.
(Tim/Red)
