Faktara.my.id | Jakarta – Indonesia kembali mengibarkan Merah Putih di World Climbing Series Chamonix 2026 setelah atlet-atletnya finis di dua posisi teratas nomor speed putra dan membawa pulang medali emas serta perak.
Veddriq Leonardo memastikan gelar juara usai menundukkan Antasyafi Robby Al Hilmi dalam duel sesama atlet Indonesia di partai final.
Veddriq Leonardo memastikan medali emas dengan catatan waktu 4,89 detik. Sementara itu, Antasyafi Robby Al Hilmi finis dalam 5,11 detik dan membawa pulang medali perak.
Robby menunjukkan performa gemilang sepanjang kompetisi dan membawa Indonesia mendominasi dua posisi teratas. Di sisi lain, Ryo Omasa melengkapi podium dengan merebut medali perunggu untuk Jepang berkat catatan waktu 4,701 detik.
“Saya merasa luar biasa. Saya sangat bersyukur. Ini adalah medali emas pertama saya setelah Olimpiade dan butuh waktu yang lama untuk meraihnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, pencapaian ini sangat berarti bagi saya,” kata Veddriq Leonardo usai pertandingan yang dikutip dari laman World Climbing.
Veddriq merasakan kepuasan lebih besar atas kemenangan ini setelah berhasil kembali ke performa terbaik usai melewati masa pemulihan cedera.
“Saya belum bisa memanjat dengan baik karena belum bisa berlatih secara maksimal. Saya sudah memberikan yang terbaik dan menurut saya ini adalah pencapaian yang luar biasa. Saya hampir tidak menyentuh dinding saat latihan, lalu langsung bertanding di Madrid, Krakow, dan sekarang di Chamonix. Saya benar-benar bersyukur atas hasil ini,” ujar Veddriq.
(Rls/Red)
