Faktara.my.id | Jakarta – Kementerian PPN/Bappenas menilai Indonesia perlu mengubah model pertumbuhan ekonomi yang selama ini mengandalkan tenaga kerja murah dan sumber daya alam. Pemerintah perlu beralih ke ekonomi berbasis produktivitas, inovasi, dan institusi kuat agar Indonesia dapat keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Produktivitas dan SDM Jadi Kunci
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan transformasi ekonomi membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat pendidikan, memperbaiki sistem kesehatan, dan meningkatkan perlindungan sosial agar produktivitas masyarakat terus tumbuh.
“Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah perlu meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki sistem kesehatan, dan memperkuat perlindungan sosial,” ujar Rachmat dalam konferensi bersama Asian Development Bank Institute di Jakarta, Rabu.
Perencanaan Harus Antisipatif
Rachmat menegaskan pembangunan jangka panjang tidak cukup hanya memprediksi masa depan. Pemerintah harus mampu membentuk arah pembangunan sekaligus mengantisipasi perubahan.
Ia menyebut perubahan iklim, bencana akibat aktivitas manusia, serta bencana alam menjadi bagian dari tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Karena itu, Bappenas mendorong sistem perencanaan yang lebih adaptif, berbasis data, dan mampu membaca risiko sejak dini.
Bappenas Institute Perkuat Kebijakan
Bappenas juga mengembangkan Bappenas Institute sebagai platform yang menghubungkan pengetahuan, kebijakan, dan pelaksanaan pembangunan.
Lembaga tersebut akan menjalankan tiga fungsi utama, yakni strategic policy intelligence, planning academy, serta kolaborasi pengetahuan dan kebijakan.
Strategic policy intelligence akan membantu pemerintah membaca perubahan lebih awal dan merumuskan kebijakan berbasis data. Sementara planning academy akan meningkatkan kapasitas perencanaan di tingkat pusat maupun daerah.
Bappenas juga akan memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah daerah, sektor swasta, komunitas, serta mitra pembangunan.
Bappenas menilai peningkatan produktivitas, kualitas sumber daya manusia, dan penguatan institusi menjadi kunci agar Indonesia dapat keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah dan mencapai target Indonesia Emas 2045.
(Rls/Red)
