Faktara.my.id | Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat RW. Di wilayah Kelurahan Duren Sawit, Kader Dasawisma aktif menyalurkan makanan setiap hari senin & kamis khususnya pada bulan Ramadhan 2026 ini. Senin, (09/03/2026).
Bagi para kader Dasawisma RW 005 Kel. Duren Sawit, kegiatan ini bukan sekedar rutinitas harian. Di balik pembagian dan pendataan penerima tersimpan semangat gotong-royong sepenuh hati dan kepedulian sosial demi memastikan anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan gizi yang layak.

PIC Dasawisma RW 005 Kel. Duren Sawit, Khadijah, menyampaikan bahwa para kader juga merasakan langsung dampak dari program tersebut.
Dalam pelaksanaannya distribusi dilakukan secara terstruktur, mulai dari Dapur MBG Yayasan Doa Ibu Nusantara yang terletak di Jl. Swadaya Raya RT.009/005 Kel. Duren Sawit hingga ke Posko Dasawisma.
Menu makanan diantar oleh petugas dari Dapur MBG ke posko Daswisma yang difasilitasi di kediaman ketua RW untuk selanjutnya disalurkan langsung kepada penerima manfaat yang sudah terdata dari masing-masing RT.
“Khususnya pada bulan ramadhan ini, pada setiap hari Senin & Kamis menu diantar ke posko Dasawisma. Setelah itu, makanan dibagikan kepada penerima manfaat yang sudah di data oleh Kader kami dari masing-masing RT yang berada di sini.” jelas Khadijah kepada awak media Faktara.my.id, (9/3/26).

Bagi penerima yang tidak bisa hadir, kader Dasawisma juga menyiapkan mekanisme penitipan yang diwakilkan oleh anggota keluarga agar makanan tetap bisa diterima. Sistem ini dibuat agar tidak ada penerima manfaat yang terlewat.
“Biasanya kalau penerima yang terdata tidak bisa hadir, kami mempersilahkan pihak keluarga untuk mewakilkan mengambil makanannya. Agar tidak ada penerima yang terlewat apalagi sampai tidak mendapatkan haknya.” ujar Titin Sumarni, kader Dasawisma 005 Kel. Duren Sawit
Titin juga menegaskan, para kader Dasawisma berperan sebagai pekerja sosial yang membantu proses penyaluran.
“Kami kader Dasawisma ini pekerja sosial. Kami membantu menyalurkan kepada ibu-ibu yang memiliki balita, ibu hamil dan ibu menyusui. Kami hanya membantu mendistribusikan. Ini seperti amal jariah bagi kami,” tegasnya.

Di tengah kesibukan para kader Dasawisma yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, program ini dinilai membawa harapan bagi tumbuh kembang generasi muda. Mereka berharap perhatian terhadap gizi balita, ibu hamil dan ibu menyusui terus berlanjut, termasuk perhatian kepada para kader yang bekerja.
“Kami bersyukur jika ada perhatian. Semoga program ini berlanjut dan memberikan manfaat bagi penerimanya, sehingga generasi bangsa bisa tumbuh cerdas dan kuat. Terima kasih, Pak Prabowo & Pemerintah yang sudah menyediakan program ini.” tutup Khadijah.
(Syarif Hidayatullah)
