Faktara.my.id – Jakarta | Istana Negara menjadi saksi pertemuan bersejarah. Presiden Prabowo Subianto mengundang para Presiden terdahulu, dan mantan Wakil Presiden, beserta jajaran Menteri Kabinet, serta pimpinan DPR-RI untuk melakukan rapat Koordinasi terbatas terkait dinamika geopolitik yang memanas di Timur-Tengah, (5/3/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan visi dan langkah strategis Negara Republik Indonesia dalam menghadapi dampak Global dari konflik tersebut.
“Negara perlu mendengar masukan dari para pendahulu dan lembaga legislatif untuk memastikan kesiapan ketahanan pangan, energi, serta perlindungan WNI di zona konflik,” ujar Seskab Teddy Indra Wijaya
Konsolidasi ini menegaskan bahwa dalam menghadapi ancaman global, seluruh elemen bangsa, lintas generasi kepemimpinan, berdiri satu suara demi kepentingan nasional dan perdamaian dunia.(Rls/Ahmad Nuraji)
Sumber: FB
