Faktara.my.id | Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyalurkan 20 ton bantuan logistik untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat angkut A400M setelah Sjafrie menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8).
Sjafrie membawa bantuan tersebut menggunakan pesawat angkut A400M yang sebelumnya tampil dalam parade HUT ke-81 RI di langit Jakarta.
Bantuan seberat 20 ton itu mencakup berbagai kebutuhan dasar untuk mendukung korban selama masa tanggap darurat.
Pemerintah menyiapkan 25 set tenda, 484 velbed, 15 set Starlink, 700 paket makanan siap saji, dan 500 dus susu cair.
Bantuan juga mencakup 10 set solar cell, 35 kelambu lapangan, 101 matras, 1.480 selimut, dua unit reverse osmosis (RO), serta 18 koli obat-obatan.
Selain kebutuhan tersebut, bantuan tambahan berupa mi instan, bubur bayi, popok bayi, dan pembalut turut dikirim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Sjafrie Cek Langsung Kondisi Korban Gempa
Setibanya di wilayah terdampak, Sjafrie langsung meninjau lokasi gempa dan menemui para korban.
Ia juga mengunjungi Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo, jajaran Brigif 21/Komodo, serta Kodam IX/Udayana.
Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie meminta prajurit memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat terdampak bencana.
Ia mengarahkan prajurit untuk membantu seluruh tahapan penanganan, mulai dari proses evakuasi hingga pemulihan wilayah.
Prajurit Diminta Percepat Pemulihan Pascagempa
Sjafrie menekankan pentingnya dukungan personel di lapangan untuk mempercepat penanganan dampak gempa.
Kehadiran bantuan logistik dari Kementerian Pertahanan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung kerja prajurit selama masa pemulihan.
Pemerintah juga terus mengupayakan penanganan di wilayah terdampak agar kondisi masyarakat kembali pulih setelah bencana.
(Rls/Red)
