Faktara.my.id | Klaten – Aksi pencurian sepeda motor dengan modus meninggalkan sepeda ontel kembali terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Terbaru, pencuri membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio milik warga Dukuh Mancungan, Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, pada Sabtu (5/9/2026).
Pelaku meninggalkan sepeda ontel berwarna ungu lengkap dengan keranjang di lokasi kejadian. Polisi kini mengamankan sepeda tersebut dan masih menyelidiki kasus pencurian motor itu.
Motor Mio Dicuri, Sepeda Ontel Ditinggalkan
Informasi pencurian tersebut beredar melalui unggahan akun Facebook KABAR KLATEN _24jam. Unggahan itu menyebut pencurian terjadi di Jalan Utara Mancungan, Desa Kalangan, Kecamatan Pedan.
Dalam unggahan tersebut, warga meminta masyarakat membantu memantau sepeda motor Yamaha Mio merah bernomor polisi AD 6045 SO yang hilang. Pelaku diduga meninggalkan sepeda ontel berwarna ungu di lokasi.
Kapolsek Pedan AKP Nyoto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban telah melaporkan pencurian kepada Polsek Pedan.
“Iya betul sudah dilaporkan ke Polsek Pedan. Untuk sepeda ontel kita amankan di mako Polsek. Ini masih lidik,” kata Nyoto saat dihubungi pada Minggu (6/9/2026).
Polisi kini menyelidiki pelaku dan motif pencurian tersebut.
Pemerintah Desa Sebarkan Foto Sepeda Ontel
Kepala Desa Kalangan, Ratno Widodo, juga membenarkan kejadian tersebut.
Pemerintah desa telah menyebarkan foto sepeda ontel yang ditinggalkan pelaku melalui grup RT dan RW. Langkah tersebut bertujuan membantu polisi dan warga mengetahui pemilik sepeda.
“RW/RT atau tokoh warga Desa Kalangan kita mohon petunjuk jika mengetahui kepemilikan sepeda di foto,” kata Ratno.
Kasus Serupa Terjadi di Ngawen
Pencurian motor dengan modus meninggalkan sepeda ontel juga terjadi beberapa hari sebelumnya di Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Klaten.
Pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga bernama Suhirman (58) pergi ke sawah bersama cucunya yang berusia lima tahun menggunakan sepeda motor Honda Vario.
Suhirman kemudian memarkirkan motor di tepi jalan. Ia meninggalkan cucunya di atas motor karena sang cucu tidak mau turun.
Suhirman lalu berjalan sekitar 100 meter menuju sungai di tengah sawah untuk mengecek aliran air. Setelah selesai, ia kembali menuju lokasi parkir.
Namun, Suhirman tidak menemukan motor dan cucunya di lokasi.
“Sampai di tepi jalan, cucu saya lari dari arah selatan dan bilang sepeda motor diambil orang. Di tepi jalan sekitar 100 meter ada sepeda angin yang ditinggal,” kata Suhirman.
Pelaku Bawa Motor Sambil Membonceng Cucu Korban
Menurut keterangan cucu korban, seorang pria tidak dikenal membawa sepeda motor tersebut ke arah selatan. Pelaku juga sempat membonceng cucu korban sebelum menurunkannya di jalan.
Kasi Humas Polresta Klaten AKP Suwoto membenarkan laporan pencurian tersebut.
Ia mengatakan korban keluar rumah bersama cucunya untuk mengecek air sungai yang mengalir menuju sawah.
“Motor tersebut dibawa seorang laki-laki tidak dikenal memakai topi pergi ke arah selatan dan pelapor melaporkan kejadian ke Polsek Klaten Utara,” ujar Suwoto.
Polisi mencatat kerugian korban berupa satu unit Honda Vario tahun 2011.
Suhirman mengaku masih meninggalkan kunci kontak pada motor ketika pergi mengecek kondisi air di sawah.
“Kasusnya masih lidik. Saat kejadian kunci kontak motornya masih menempel, masih tertinggal di motor,” kata Suwoto.
Polisi Selidiki Dua Kasus Pencurian Motor
Dua kejadian tersebut memiliki pola yang serupa. Pelaku membawa sepeda motor korban dan meninggalkan sepeda ontel di sekitar lokasi.
Kasus pencurian di Pedan terjadi pada Sabtu (5/9/2026), sedangkan kasus di Ngawen terjadi dua hari sebelumnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kedua kasus tersebut dan mencari petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku.
(Rls/Red)
