Faktara.my.id | Bekasi – Warga di sekitaran tempat pengisian gas elpiji atau SPBE di Cimuning Mustikajaya panik begitu aroma gas tercium menyengat setengah jam sebelum terjadi peristiwa kebakaran. Kepulan gas elpiji menyebar ke jalanan, terlihat seperti kabut tebal di dataran. Kamis, (02/04/2026).
Abdul Muhi, 36 tahun, tinggal persis di sampung area SPBE. Mulanya terdengar suara gaduh dari kawasan tempat pengisian gas elpiji. Ketika diperiksa, rupanya ada kebocoran gas.
“Setelah saya lihat dari depan rumah, udah banyak gas yang berhamburan ke sampai ke jalan raya itu,” kata Muhi Kamis, 2 April 2026.
Melihat kondisi itu, Muhi segera bergegas memanggil keluarganya yang juga tinggal tak jauh dari lokasi kejadian untuk mengevakuasi diri.
“Saya evakuasi keluarga saya, berapa rumah di sini. Saya panggilin semua sampai sempat ke musala, setelah saya evakuasi ibu saya, nggak dapat dua menit langsung ledakan terjadi,” tuturnya.
Tak lama kemudian, terjadi kebakaran dan timbul ledakan keras. Atap rumahnya ambruk. Ia fokus mengevakuasi keluarganya, sementara kebakaran semakin membesar.
Sebanyak 15 armada pemadam kebakaran diturunkan, api berhasil dipadamkan empat jam kemudian. Adapun kondisi terkini, sudah kondusif.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian dan pihak terkait.[]
(Rls/Agus Apriansyah)
