Faktara.my.id | Jakarta – Dengan banyaknya video yang beredar di Media Sosial terkait maraknya penjualan obat-obatan keras terbatas golongan ‘G’ di berbagai wilayah khususnya DKI Jakarta, kini para penjual barang haram tersebut mengubah strategi dengan cara COD / duduk di sekitar toko tempat mereka berjualan. Kamis, (02/04/2026).
Hal ini dilakukan akibat informasi yang mereka terima dari beberapa penanggung jawab koordinasi / keamanan toko demi tetap berjalannya usaha mereka agar tidak di grebek oleh massa maupun aparat Kepolisian.
“sekarang udah gabisa buka toko kita bang, paling cod di sekitar toko, itupun biasanya sore udah pulang. takut kita bang, arahan dari keamanan toko juga soalnya” jelas salah satu penjual Madol kepada awak media faktara.my.id saat melakukan investigasi. (02/04)
Meskipun demikian masyarakat berharap para penjual barang haram tersebut tetap diterbitkan oleh aparat kepolisian.
“kalo bisa sih ditangkepin aja itu bang yang masih jualan, percuma tokonya ditutup tapi mereka masih bisa jualan”. ujar seorang warga.
Hal ini tentu menjadi PR penting bagi aparat kepolisian dan instansi terkait agar tidak tertipu dengan banyaknya toko-toko obat yang tutup. Karena masih banyak upaya yang dapat mereka jalankan demi berlangsungnya bisnis haram tersebut.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi apapun dari kepolisian maupun pihak-pihak yang terkait.[]
(Red)
