Faktara.my.id | Jakarta – WhatsApp kembali menjadi sasaran spyware. Meta mengungkap serangan terbaru ini diduga memiliki kaitan dengan NSO Group, pembuat spyware Pegasus yang sebelumnya juga menyerang platform tersebut.
Pelaku serangan siber kerap memanfaatkan spyware untuk menyusup ke perangkat dan mencuri berbagai data sensitif pengguna tanpa terdeteksi.
“Kami berhasil mendeteksi dan menghentikan upaya spear phishing yang terkait dengan NSO,” kata WhatsApp dalam pernyataan resminya di Meta Newsroom.
WhatsApp mengungkapkan bahwa pelaku melancarkan serangan terbaru melalui teknik spear phishing untuk mengelabui target agar mengeklik tautan berbahaya dan tanpa sadar memasang spyware di perangkat mereka.
Pelaku mengarahkan korban ke situs eksternal melalui tautan berbahaya yang dikirim langsung di WhatsApp, dengan pola serangan yang disebut mirip kampanye one-click phishing milik NSO Group.
