Faktara.my.id | Jakarta – Petinju muda asal Zimbabwe, Beaven Sibanda, siap kembali naik ring pada September 2026 setelah pulih dari cedera tendon achilles. World Boxing Council (WBC) menyebut comeback tersebut menjadi langkah penting bagi Sibanda untuk melanjutkan perburuan gelar juara dunia kelas minimum.
“Beaven Sibanda akhirnya akan kembali beraksi pada September, mengakhiri absen panjangnya akibat cedera tendon achilles yang serius,” demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Proses rehabilitasi yang panjang memaksa Sibanda melewatkan perebutan gelar juara dunia WBC pada awal 2026 karena kondisinya belum sepenuhnya pulih.
Meski absen cukup lama, Sibanda tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu petinju muda paling menjanjikan di divisi kelas minimum. Pada usia 24 tahun, petinju berjuluk “The One” itu masih bersaing di papan atas peringkat dunia dan berpeluang kembali masuk jalur perebutan gelar juara dunia.
Sibanda mencatat sembilan kemenangan tanpa kalah, termasuk empat KO, sekaligus menjadi salah satu prospek terbaik Afrika di kelas minimum.
Sebelum cedera, Sibanda terus menunjukkan perkembangan positif lewat sejumlah kemenangan penting yang membawanya ke jajaran penantang gelar dunia. Kecepatan tangan, pertahanan yang disiplin, serta kemampuan mengendalikan ritme pertarungan menjadi modal utamanya untuk bersaing di level elite.
WBC menilai kembalinya Sibanda ke ring pada September menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing memperebutkan sabuk juara dunia kelas minimum.
Beaven Sibanda kini mengalihkan fokus penuh pada laga comeback yang akan berlangsung pada September 2026. Petinju asal Zimbabwe itu bertekad melanjutkan rekor tak terkalahkannya sekaligus membuka kembali jalan menuju perebutan gelar juara dunia WBC kelas minimum.
(Rls/Red)
