Faktara.my.id | Jakarta – Aparat kepolisian mengungkap kasus perundungan yang menyebabkan bocah 6 tahun tersetrum listrik di Taman Kramat, Jakarta Pusat, dengan mengamankan dua pelaku, termasuk satu anak di bawah umur.
Dilansir Detik.com, “Sudah diamankan kedua pelaku. Satu 17 tahun, satunya masih di bawah umur,” kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri saat dihubungi, Jumat (12/6/2026).
Erlyn menyebut polisi telah menahan pelaku dewasa, sementara pelaku yang masih di bawah umur dikembalikan kepada orang tuanya untuk menjalani pembinaan, namun proses hukum tetap berlanjut.
“Satu ditahan, satu dikembalikan ke orang tuanya tapi tetap laporan,” ujarnya.
Rita Oktavia mengungkapkan insiden tersebut terjadi ketika korban dan pelaku bermain di Taman Kramat pada Minggu (7/6). Korban dan pelaku diketahui memiliki hubungan pertemanan serta tinggal di lingkungan yang sama.
“Memang sudah ada banyak anak-anak di situ kan. Memang yang terduga pelaku ini memang rumahnya berdekatan, nggak jauh, paling satu, satu RW lah sama sama keluarga korban. Jadi memang mereka teman main,” kata Rita kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).
Korban Diseret ke Tiang dan Tersetrum
Menurut Rita, kedua pelaku membawa korban ke tiang listrik setelah mengangkat dan mengayunkannya. Mereka kemudian menempelkan kaki korban ke tiang hingga bocah tersebut diduga tersetrum dan kehilangan kesadaran.
“Ujung kakinya sepertinya kayak ditaruh di tiang itu. Makannya nih, kita pengin tahu kalau dia begitu kan berarti kan dia kayak udah tahu bahwa tiang itu ada listriknya. Korban lalu pingsan,” jelasnya.
Rita Oktavia mengatakan kedua terduga pelaku panik setelah korban tersetrum listrik. Salah satu pelaku kemudian menjauhkan korban dari tiang listrik dan membawanya pulang ke rumah. Sementara itu, polisi masih mendalami kasus perundungan tersebut, sedangkan kondisi korban dilaporkan berangsur membaik.
“Kita juga mau mencari tahu apakah tiang ini ada tegangan listrik atau atau gimana gitu kan. Kan diduga katanya anak ini kena listrik ya, tegangan listrik nih. Nah, ini kita lagi mau cari tahu, dan juga apakah anak-anak ini tahu kalau itu ada tegangan listriknya tiang yang itu. Itu yang ingin kami cari tahu juga gitu,” tuturnya.
(Rls/Red)
