Faktara.my.id | Jakarta – Novak Djokovic tersingkir dari Cincinnati Open 2026 setelah kalah dari petenis Argentina Thiago Agustin Tirante. Djokovic menyerah 6-2, 4-6, 4-6 pada babak kedua, Minggu WIB.
Thiago Agustin Tirante tampil tenang saat menghadapi Djokovic dalam pertandingan di lapangan keras Cincinnati. Petenis Argentina berusia 25 tahun itu memanfaatkan kondisi fisik Djokovic yang kesulitan menghadapi panas dan kelembapan di Ohio.
Djokovic mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Petenis Serbia itu merebut set pertama dengan skor 6-2. Namun, kondisi fisiknya mulai menurun sejak pertengahan set pertama dan semakin terlihat pada set kedua.
Djokovic kemudian meminta bantuan fisioterapis saat kedudukan 1-1 dan deuce pada set kedua. Gim tersebut berlangsung hampir 18 menit sebelum Djokovic mempertahankan servisnya. Dokter turnamen juga memeriksa Djokovic saat pergantian sisi lapangan.
Tirante terus menekan Djokovic. Ia akhirnya merebut servis Djokovic pada gim ketujuh dan mempertahankan keunggulan untuk memenangkan set kedua 6-4.
Djokovic mencoba bangkit pada set penentuan. Ia mampu menggagalkan tiga peluang break Tirante saat kedudukan 4-4. Namun, Tirante kembali mendapatkan break pada gim kesembilan dan memanfaatkannya untuk mengamankan kemenangan.
“Saya pikir ini kemenangan terbaik dalam karier saya. Saya benar-benar melakukan pekerjaan dengan baik di lapangan,” kata Tirante seusai pertandingan, dikutip dari ATP.
Statistik ATP mencatat Djokovic menyelamatkan 13 dari 15 peluang break yang dihadapinya. Namun, Tirante tetap menjaga konsistensi dan memanfaatkan kesalahan Djokovic pada momen penting.
Kemenangan atas Djokovic Buka Peluang Tirante Melangkah Lebih Jauh
“Saya mengelola tekanan dengan sangat baik saat bermain melawan legenda seperti Novak. Sekarang saya merasa lega karena ada begitu banyak tekanan ketika Anda tidak bisa melakukan break,” ujar Tirante.
Kemenangan atas Djokovic memperbaiki rekor Tirante menjadi 4-1 saat menghadapi petenis peringkat 10 besar dunia. Ia juga mengoleksi 23 kemenangan di level tur sepanjang 2026. Sebelum musim ini, Tirante tidak pernah mencatat lebih dari enam kemenangan dalam satu musim.
Tirante sebelumnya mengalahkan Ben Shelton di Munich pada April dan Taylor Fritz di Montreal pada awal Agustus. Di Cincinnati, ia selanjutnya menghadapi petenis muda Martin Landaluce.
Landaluce melaju setelah menyingkirkan unggulan ke-31 Matteo Arnaldi dengan skor 6-4, 4-6, 6-4. Pertemuan Tirante dan Landaluce di Cincinnati akan menjadi duel pertama mereka dalam catatan head to head ATP.
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar Tirante sekaligus mengakhiri perjalanan Djokovic di Cincinnati Open 2026. Petenis Argentina itu kini berpeluang melanjutkan kejutan saat menghadapi Landaluce pada babak berikutnya.
(Rls/Red)
