Faktara.my.id | Jakarta – Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara dibantu unsur terkait kembali melakukan penggerebekan besar-besaran di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kepolisian dalam membersihkan wilayah tersebut dari statusnya sebagai salah satu zona rawan peredaran gelap narkotika.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan personel kepolisian berseragam lengkap langsung mengepung beberapa titik yang diduga kuat menjadi lapak transaksi dan tempat penyimpanan barang haram.
Petugas menyisir gubuk-gubuk liar di sepanjang bantaran rel serta rumah-rumah kontrakan yang dicurigai menjadi tempat persembunyian para pelaku.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes. Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. Menegaskan bahwa operasi penindakan ini didasarkan atas laporan masyarakat yang resah akan kembalinya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pengedar“, katanya.
“Operasi ini ditujukan untuk memutus total rantai pasokan narkoba di kawasan Kampung Bahari,” tambahnya kepada media di lokasi kejadian.
Sempat Diwarnai Perlawanan
Proses penggerebekan sempat diwarnai ketegangan. Sejumlah oknum warga dan loyalis jaringan narkoba setempat sempat melakukan perlawanan dengan melempari petugas menggunakan batu dan menyalakan petasan untuk memicu kegaduhan.
Langkah provokatif tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menghambat pergerakan petugas sekaligus memberikan waktu bagi para pelaku lain melarikan diri.Namun, kesiapan personel di lapangan berhasil meredam situasi.
Dengan tindakan tegas dan terukur, aparat berhasil memukul mundur massa provokator dan mengamankan situasi pemukiman hingga kembali kondusif.
Barang Bukti dan Tersangka Diamankan
Dari hasil penyisiran intensif ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga kuat berperan sebagai pengedar dan kurir lapangan.
Selain menangkap para tersangka, petugas juga menyita berbagai jenis barang bukti, di antaranya paket narkotika siap edar, alat isap (bong), timbangan digital, sejumlah uang tunai hasil transaksi, serta senjata tajam yang kerap digunakan untuk melawan petugas.
Seluruh tersangka berikut barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara guna menjalani pemeriksaan medis, tes urine, serta pengembangan penyelidikan lebih lanjut. Polisi berjanji akan terus melakukan patroli rutin dan pengawasan ketat pasca-operasi guna memastikan Kampung Bahari benar-benar bersih dari jerat narkoba.
(Rls/Ahmad Nuraji)
