Faktara.my.id | Jakarta – Pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli meraih kemenangan ketujuhnya di Formula 1 2026 setelah menjuarai Grand Prix (GP) Italia di Sirkuit Monza, Minggu.
Antonelli menunjukkan performa impresif setelah memulai balapan dari posisi ke-19 akibat penalti mesin. Pembalap asal Italia itu kemudian menyalip para pesaingnya satu per satu hingga merebut kemenangan di hadapan publik tuan rumah.
Antonelli Bangkit dari Posisi ke-19
Mengutip laman resmi Formula 1, Antonelli tampil agresif sejak awal balapan. Pembalap berusia 20 tahun tersebut terus memperbaiki posisinya hingga masuk ke kelompok terdepan.
Balapan GP Italia berlangsung selama 53 putaran. Antonelli kemudian menemukan momentum penting ketika pengelola balapan menerapkan virtual safety car (VSC) pada pertengahan perlombaan.
Situasi tersebut langsung dimanfaatkan Antonelli untuk masuk ke pit. Tim Mercedes mengganti ban mobilnya dengan kompon medium agar ia dapat kembali melaju dengan kecepatan optimal.
Strategi Ban Bawa Antonelli ke Puncak
Rekan setimnya, George Russell, mengambil strategi berbeda. Russell tetap berada di lintasan dengan menggunakan ban hard.
Perbedaan strategi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan dua pembalap Mercedes. Antonelli mampu memanfaatkan ban medium untuk menjaga kecepatan dan memperlebar jarak dari Russell.
Russell akhirnya tidak mampu mengejar Antonelli dan harus puas finis di posisi kedua.
Hasil tersebut membuat Mercedes mengamankan posisi satu-dua di GP Italia 2026.
Pierre Gasly Gagal Pertahankan Posisi Terdepan
Pembalap Alpine Pierre Gasly yang memulai balapan dari posisi terdepan tidak mampu mempertahankan keunggulannya.
Gasly harus kehilangan sejumlah posisi sepanjang perlombaan dan akhirnya menyelesaikan balapan di peringkat ketujuh.
Sementara itu, Antonelli terus melaju hingga melewati garis finis sebagai pemenang GP Italia.
Antonelli Kokoh di Puncak Klasemen
Kemenangan di Monza semakin memperbesar peluang Antonelli untuk merebut gelar juara dunia Formula 1 2026.
Antonelli kini mengoleksi tujuh kemenangan dari 13 seri yang telah berlangsung. Ia memimpin klasemen pembalap sementara dengan 267 poin.
George Russell berada di posisi kedua dengan 201 poin. Keunggulan 66 poin tersebut membuat Antonelli berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan puncak klasemen pada seri-seri berikutnya.
Kemenangan di Monza menjadi salah satu pencapaian terbesar Antonelli musim ini. Ia mampu mengubah posisi start ke-19 menjadi kemenangan setelah memadukan kecepatan, keberanian menyalip, dan strategi pit stop yang tepat.
Dengan tujuh kemenangan dan keunggulan 66 poin atas Russell, Antonelli kini semakin dekat dengan peluang meraih gelar juara dunia Formula 1 pertamanya.
(Rls/Red)
