Faktara.my.id | Cibubur – Kontingen Riau memanfaatkan ajang Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka 2026 untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner khas daerah kepada peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Melalui stan kontingen, Riau menampilkan beragam produk makanan khas sekaligus ornamen bernuansa budaya Melayu. Kehadiran stan tersebut menjadi salah satu cara kontingen memperkenalkan identitas Riau dalam perhelatan nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026.
Stan Riau Tampilkan Identitas Melayu
Stan kontingen Riau tampil dengan dominasi warna merah marun, kuning, dan hijau. Ornamen khas Melayu menghiasi bagian depan hingga bagian dalam stan.
Tulisan “Riau” terlihat menonjol pada bagian depan stan, lengkap dengan lambang daerah. Kontingen juga memasang sejumlah informasi mengenai daerah-daerah di Provinsi Riau sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung.
Konsep tersebut membuat stan Riau tidak sekadar menjadi tempat memamerkan produk, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenalkan karakter dan identitas budaya daerah.
Dalam pedoman pelaksanaan Jamnas XII 2026, setiap kontingen memang mendapat ruang untuk membawa makanan dan minuman khas daerah serta perlengkapan kesenian daerah yang akan ditampilkan.
Khoirudin Bantu Jelaskan Produk Khas Riau
Salah satu sosok yang turut membantu menjelaskan berbagai produk yang ditampilkan di stan tersebut adalah Khoirudin S.Kom.
Khoirudin membantu memberikan informasi kepada pengunjung mengenai sejumlah makanan dan produk khas yang dipamerkan kontingen Riau. Penjelasan tersebut membuat pengunjung dapat mengetahui lebih jauh mengenai produk yang mereka lihat, mulai dari jenis makanan hingga karakteristiknya sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah.
Kehadiran pemandu seperti Khoirudin juga membuat stan lebih interaktif. Pengunjung tidak hanya melihat produk yang dipajang, tetapi dapat memperoleh penjelasan secara langsung mengenai berbagai sajian yang tersedia.
Pamerkan Beragam Kuliner Khas
Sejumlah makanan dan produk olahan terlihat memenuhi meja pameran. Kontingen Riau menampilkan berbagai kudapan dan makanan olahan yang dikemas dalam bentuk siap konsumsi maupun produk kemasan.
Salah satu produk yang terlihat adalah abon ikan gabus. Produk tersebut menjadi bagian dari ragam olahan pangan yang dipamerkan untuk memperkenalkan potensi kuliner Riau.
Stan juga menampilkan kacang pukul, salah satu produk pangan yang dikenal sebagai oleh-oleh khas Riau. Selain itu, terdapat berbagai makanan ringan, keripik, olahan ikan, kue, serta produk pangan lainnya.
Salah satu bagian pameran juga menampilkan kue pasir Eropa, yang disertai keterangan mengenai makanan tersebut sebagai bagian dari sajian tradisional yang diperkenalkan dalam stan.
Beragam produk itu menunjukkan kekayaan kuliner Riau yang tidak hanya mengandalkan satu jenis makanan, tetapi juga mencakup berbagai produk olahan yang berkembang di sejumlah daerah.

Kuliner Jadi Media Kenalkan Daerah
Pemilihan makanan khas sebagai bagian dari pameran memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar memperkenalkan cita rasa.
Melalui makanan, pengunjung dapat mengenal karakter setiap daerah yang menjadi bagian dari Provinsi Riau. Produk-produk tersebut juga memperlihatkan potensi ekonomi lokal dan keragaman hasil olahan masyarakat.
Konsep ini sejalan dengan pelaksanaan Jamnas XII 2026 yang mendorong setiap kontingen membawa makanan khas daerah untuk diperkenalkan dalam kegiatan anjangsana. Kontingen juga diarahkan membawa perlengkapan kesenian daerah untuk ditampilkan selama kegiatan.
Kenalkan Budaya Riau kepada Peserta dari Berbagai Daerah
Selain makanan, kontingen Riau menggunakan desain stan sebagai media untuk memperkenalkan budaya dan identitas daerah.
Ornamen Melayu, warna khas, lambang daerah, serta informasi mengenai kabupaten dan kota di Riau menjadi bagian dari tampilan stan. Pengunjung dapat melihat gambaran mengenai keberagaman wilayah Riau melalui materi yang dipajang.
Kehadiran kontingen Riau di Jamnas 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi para anggota Pramuka untuk berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah. Mereka dapat bertukar pengalaman, mengenal budaya daerah lain, sekaligus memperkenalkan kekayaan daerah asalnya.

Jamnas Jadi Ruang Pertukaran Budaya
Jambore Nasional XII 2026 mempertemukan Pramuka Penggalang dari berbagai wilayah Indonesia dalam kegiatan perkemahan dan pembinaan karakter. Kegiatan ini berlangsung di Cibubur pada 13–20 Agustus 2026.
Bagi kontingen Riau, momentum tersebut menjadi ruang untuk membawa semangat “Bumi Bertuah, Negeri Beradat” ke tengah pergaulan Pramuka nasional.
Melalui stan budaya, makanan khas, serta interaksi langsung dengan pengunjung, kontingen Riau menunjukkan bahwa keberagaman Indonesia dapat dikenalkan melalui cara yang sederhana, dekat, dan menarik.
Keikutsertaan kontingen Riau di Jambore Nasional 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya anggota Pramuka. Stan Riau menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner daerah kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.
Dengan dukungan sosok seperti Khoirudin S.Kom yang membantu menjelaskan produk kepada pengunjung, berbagai makanan khas dan identitas budaya Riau dapat dikenal lebih luas selama perhelatan Jamnas XII 2026.
(Rls/Fajar Siddiq)
