Faktara.my.id | Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengingatkan masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026 agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang berpotensi memicu bencana alam. Jum’at, (13/03/2026).
Sejumlah jalur perjalanan diperkirakan berisiko mengalami banjir maupun tanah longsor yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan para pemudik.
Imbauan tersebut disampaikan (12-03-2026) sebagai langkah antisipasi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang. Selain itu, para pemudik diharapkan selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama berada di perjalanan menuju kampung halaman maupun saat kembali.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil risiko dengan tetap melintasi wilayah yang sedang terdampak banjir ataupun daerah yang memiliki potensi longsor.
“Apabila pemudik menemukan kondisi banjir atau longsor di jalur perjalanan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menerobos. Pengendara disarankan berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman atau mencari jalur alternatif guna menghindari risiko yang lebih besar,” ujarnya.
Selain ancaman banjir dan longsor, masyarakat juga diminta memahami langkah-langkah keselamatan apabila menghadapi situasi darurat lainnya selama perjalanan, seperti angin puting beliung maupun gempa bumi. Pemahaman terhadap tindakan darurat dinilai penting agar risiko dapat diminimalkan.
“Dalam kondisi tersebut, pengendara disarankan segera turun dari kendaraan dan mencari tempat perlindungan yang aman serta menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, dan bentangan kabel listrik yang berpotensi membahayakan,” katanya.
Dodi juga kembali menekankan pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara selama masa mudik. Para pengendara diingatkan untuk mematuhi seluruh rambu lalu lintas, berkendara dengan tertib, serta menghindari perilaku ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ia juga menganjurkan pengemudi untuk beristirahat apabila mulai merasa lelah atau mengantuk dengan memanfaatkan rest area maupun posko mudik yang tersedia.
“Pemudik juga perlu menyiapkan perbekalan yang cukup seperti makanan, minuman, serta obat-obatan atau kotak P3K guna mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran sekaligus keselamatan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, BPBD Kabupaten Bekasi turut menyiapkan Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Posko tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 hingga 28 Maret 2026.
Posko Siaga Bencana BPBD selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah akan ditempatkan di beberapa titik. Posko utama berada di Mako BPBD, sementara Posko Kolaborasi berlokasi di halaman Gedung Juang (tambun) dan terintegrasi dengan Posko Operasi Ketupat Jaya Polres Metro Bekasi. Posko ini melibatkan berbagai unsur seperti Polres Metro Bekasi, Kodim 0509, Kementerian PUPR, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Basarnas, PMI, serta Pramuka.
“Sedangkan untuk Relawan Kebencanaan, posko didirikan di Halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran. Posko dibentuk sebagai pusat koordinasi bersama berbagai unsur pemerintah, relawan, serta instansi terkait guna memberikan pelayanan, pemantauan, dan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat selama periode mudik Lebaran,” imbuhnya.
Di sisi lain, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca selama masa Lebaran 2026 secara umum diprediksi relatif kondusif. Meski demikian, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Indonesia masih berada dalam fase akhir puncak musim hujan yang biasanya terjadi pada Januari hingga Februari. Memasuki bulan Maret, intensitas hujan mulai berangsur menurun, meskipun curah hujan tinggi masih berpotensi muncul di beberapa daerah.
“BPBD Kabupaten Bekasi berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar perjalanan mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat hingga sampai tujuan,” ujarnya.
(Rls/Agus Apriansyah)
