Faktara.my.id | Cikarang – Presiden RI Prabowo Subianto secara berguyon namun tegas memberikan imbauan kepada pengguna sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) agar segera beralih ke kendaraan listrik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Presiden menekankan efisiensi biaya yang ditawarkan oleh motor listrik dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.
Jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri. Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan motor bensin, penghematan pengeluaran kalian untuk harian minimal 50 persen, bahkan bisa mencapai 70 persen,” ujar Prabowo.
Dorong Insentif dan Skema Tukar Tambah
Untuk mempercepat transisi energi dan memudahkan masyarakat, pemerintah sedang menyiapkan berbagai fasilitas serta kemudahan:
Tanpa Uang Muka (DP 0%): Pemerintah berupaya menekan bunga cicilan hingga level terendah serta menghapus kewajiban DP bagi pembelian kendaraan listrik nasional.
Skema Tukar Tambah: Bagi masyarakat yang sudah telanjur memiliki motor bensin, pemerintah merancang opsi trade-in. Masyarakat cukup menyerahkan kendaraan bensin lamanya dan membayar selisih yang terjangkau untuk mendapatkan unit baru.
Presiden Prabowo juga menyinggung tren global di mana beberapa kota besar dunia mulai memberlakukan pajak karbon (carbon tax) hingga melarang kendaraan berbasis BBM melintas di area perkotaan.
Langkah penguatan ekosistem motor listrik nasional ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi fosil serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
(Rls/Red)
