Faktara.my.id | Jakarta – Pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono, memicu kritik publik. Sejumlah warganet bahkan menyerukan boikot Bank Mandiri melalui media sosial.
Kritik terhadap Bank Mandiri ramai muncul di X, Instagram, dan TikTok setelah rekening Supriyono disebut diblokir.
Sejumlah warganet tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menunjukkan aksi boikot. Mereka membagikan video saat menutup rekening hingga menggunting kartu ATM Bank Mandiri.
Salah satu unggahan di Instagram juga memperlihatkan masyarakat menggunting kartu ATM dengan berbagai jenis, mulai dari Silver, Gold, hingga Platinum.
Rekening Berisi Dana Rp80 Juta
Rekening Supriyono disebut menyimpan sekitar Rp80 juta. Dana tersebut terdiri atas uang pribadi dan donasi untuk para demonstran.
Kondisi itu memicu kekecewaan sejumlah warga internet. Mereka mempertanyakan alasan dan mekanisme pemblokiran rekening tersebut.
Salah satu pengguna Instagram mengaku siap menarik seluruh dananya dari Bank Mandiri jika pemblokiran rekening nasabah dilakukan tanpa dasar yang jelas.
Bank Mandiri dan Polisi Beri Keterangan Berbeda
Bank Mandiri menyatakan pemblokiran rekening tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah aparat kepolisian.
Namun, Polda Metro Jaya memberikan penjelasan berbeda. Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan penyidik hanya meminta penundaan transaksi selama lima hari kerja untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi menegaskan tidak memerintahkan penyitaan rekening maupun dana milik Supriyono.
Polisi Sebut Dana Tetap di Rekening
Budi menjelaskan penundaan transaksi berbeda dengan pemblokiran atau penyitaan rekening.
Menurutnya, dana dalam rekening tersebut tetap berada di rekening pemilik selama proses penyelidikan berlangsung.
Perbedaan keterangan antara Bank Mandiri dan Polda Metro Jaya membuat polemik pemblokiran rekening Supriyono semakin menjadi perhatian publik. Di tengah kritik dan seruan boikot, kejelasan mengenai dasar serta mekanisme penundaan transaksi masih menjadi sorotan.
(Rls/Red)
