Faktara.my.id | Los Angeles – Kekayaan intelektual (IP) dan produk fiksi ilmiah (sci-fi) dari Chengdu, Provinsi Sichuan, China, mencuri perhatian dalam World Science Fiction Convention (Worldcon) ke-84 di California Selatan, Amerika Serikat.
Worldcon 2026 berlangsung pada 27–31 Agustus di Anaheim Convention Center, Orange County. Ribuan penggemar, penulis, seniman, aktor, ilmuwan, serta pelaku industri sci-fi dan fantasi menghadiri ajang tersebut.
Chengdu membawa sejumlah IP dan produk budaya digital ke Worldcon 2026. Produk tersebut antara lain KORMO, maskot Worldcon 2023, Walulu, All Wishes Came True!, merchandise Doctor Who, dan PANDA HOMELAND Heaney.
Kehadiran produk tersebut menunjukkan perkembangan industri sci-fi dan budaya digital China di panggung internasional.
Ketua European Science Fiction Society Carolina Gomez Lagerlof mengatakan minat masyarakat Eropa Barat terhadap fiksi ilmiah China terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Lagerlof, semakin banyak karya sci-fi China yang hadir dalam berbagai bahasa melalui penerjemahan.
Ia juga mengaku terkejut melihat besarnya komunitas penggemar fiksi ilmiah di China setelah mengunjungi negara tersebut.
Penulis Kanada Soroti Inovasi China
Penulis sci-fi asal Kanada, Robert J. Sawyer, menilai produk IP dan budaya digital Chengdu menjadi salah satu sorotan inovasi China di Worldcon.
Sawyer mengatakan perkembangan sci-fi China turut mendorong generasi muda untuk mempelajari sains dan teknologi melalui karya fiksi.
Ia menilai penulis China mampu mengangkat terobosan ilmiah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi masa kini, seperti komputasi, fisika kuantum, eksplorasi luar angkasa, kecerdasan artifisial (AI), dan bioteknologi.
Sawyer juga melihat keberagaman karya sci-fi China melalui seni, novel grafis, animasi komputer, film, hingga produksi televisi.
Perkuat Kolaborasi Internasional
Sawyer menilai pertukaran internasional berperan penting dalam perkembangan industri fiksi ilmiah.
Penulis dan editor dari China, Kanada, Eropa, serta Amerika Serikat telah berkolaborasi dalam berbagai proyek. Kolaborasi tersebut menghadirkan perspektif berbeda dalam membayangkan masa depan.
Sekretaris Jenderal Chengdu Science Fiction Society Chen Shi mengatakan komunitas sci-fi Chengdu ingin memperkenalkan kekuatan fiksi ilmiah China kepada dunia.
Chengdu juga memanfaatkan Worldcon untuk mempelajari pengalaman Hollywood dalam mengembangkan inovasi dan industri sci-fi. Selain itu, komunitas sci-fi Chengdu ingin memperluas kerja sama dengan pelaku industri internasional.
Worldcon dan Penghargaan Hugo
Worldcon telah berlangsung sejak 1939 sebagai pertemuan tahunan World Science Fiction Society. Ajang ini menjadi salah satu pertemuan budaya paling penting bagi komunitas fiksi ilmiah dunia.
Worldcon juga memberikan Hugo Award, salah satu penghargaan paling bergengsi dalam genre fiksi ilmiah dan fantasi.
Kehadiran IP dan budaya digital Chengdu di Worldcon 2026 memperlihatkan semakin luasnya pengaruh sci-fi China di tingkat global. Selain mempromosikan karya lokal, Chengdu menggunakan ajang tersebut untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan kolaborasi dengan komunitas fiksi ilmiah dunia.
(Rls/Red)
