Faktara.my.id | Sukabumi – Kabar gembira bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya pengguna jalan yang sering melintasi jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi. Pembangunan Jalan Tol Bocimi Seksi 3 (Cibadak – Sukabumi Barat) kini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir dan diprediksi akan segera menyambung seluruh jaringan tol dari arah Jakarta.
Setelah suksesnya pengoperasian Seksi 1 (Ciawi – Cigombong) dan Seksi 2 (Cigombong – Cibadak), kehadiran Seksi 3 menjadi kepingan penting untuk memangkas waktu tempuh secara drastis menuju wilayah Sukabumi kota dan sekitarnya.
Progres Terkini dan Kondisi Operasional
Saat ini, pembagian operasional Tol Bocimi adalah sebagai berikut:
- Seksi 1 & 2 (Sudah Beroperasi): Jalur dari Ciawi hingga Cibadak sudah bisa digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.
Jalur ini menjadi solusi utama dalam menghindari titik-titik kemacetan legendaris di pasar Cicurug dan Parungkuda. - Seksi 3 (Tahap Konstruksi Akhir): Terlihat dari pantauan udara dan lapangan, struktur jembatan layang serta pengerasan jalan sudah hampir selesai. Papan penunjuk jalan seperti “Ke Sukabumi” dan “Ke Jakarta” sudah mulai terpasang di beberapa titik krusial.
- Catatan Penting: Pengoperasian Seksi 2 sebelumnya sempat mengalami perbaikan akibat longsor, namun kini dipastikan sudah kembali fungsional untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Manfaat Utama bagi Masyarakat
Dengan tersambungnya Seksi 3 nanti, perjalanan dari Jakarta menuju Sukabumi yang biasanya memakan waktu 4 hingga 5 jam via jalur arteri, diperkirakan dapat ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 2 jam.
Hal ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga diyakini akan:
- Mendongkrak Pariwisata: Mempermudah akses ke Geopark Ciletuh dan Pelabuhan Ratu.
- Efisiensi Logistik: Menurunkan biaya angkut barang bagi industri di sekitar Sukabumi.
- Pertumbuhan Ekonomi Baru: Membuka peluang investasi di sekitar pintu keluar tol (exit toll).
Pemerintah dan pihak pengelola terus menggenjot pengerjaan agar Seksi 3 dapat segera dilakukan uji laik fungsi (ULF) dalam waktu dekat.
Bagi para pengendara, tetap diimbau untuk selalu memantau informasi resmi mengenai tarif dan jadwal operasional penuh.[]
(Farid Anwar)
