Faktara.my.id | Bogor – Penjual ketoprak di Jalan Menteng atau depan RS Marzoeki Mahdi mendadak viral. Aksi sliding pagar yang dilakukannya, menarik simpatik banyak pihak.
Penjual Ketoprak, Kentanu Harja (23) mengatakan aksi sleding pagar dilakukan saat dirinya hendak menyajikan makanan di balik pagar rumah sakit.
“Kita kan jualan di depan pagar, sementara pembeli kebanyakan yang jaga pasien, dokter, atau perawat di rumah sakit ini,” kata pria yang akrab disapa Ken itu kepada wartawan, Jumat, (17/7/2026).
Aksi sleding pagar ini mulai dilakukan pada empat bulan lalu. Awalnya Ken harus berputar jauh untuk menyajikan makanan kepada pelanggannya.
“Kan terlalu jauh, sementara pembelinya ramai, jadinya pengen cepet nganter makanan biar sat-set gitu. Jadinya sliding piring aja,” ujar Ken sambil tertawa tipis.
Atraksi Ken tidak serta berjalan mulus, ia sesekali gagal hingga ketoprak yang sudah diraciknya tumpah dan berceceran ke tanah.
Namun kegagalan itu tidak membuatnya menyerah, ia pun terus menerus mencoba hingga akhirnya aksi sliding pagar menjadi bagian dari keunikannya.
“Baru lancar-lancarnya mah sebulan ini, kalau sliding si sebenernya udah dari empat bulan cuma tapi beberapa kali gagal,” terang Ken.
Ken mengaku banyak pelanggan yang syok saat menyaksikan langsung aksinya itu dan jika berhasil mereka sesekali tepuk tangan.
“Awalnya banyak yang syok, pada kaget, katanya hampir copot jantung, saya juga gak nyangka ini bisa viral padahal saya jarang main medsos,” ujar Ken.
Tidak sedikit konten kreator yang sengaja datang untuk melihat aksi sliding pagarnya. Ken mengaku, kehadiran mereka cukup membawa berkah usahanya.
Kini dalam sehari ia bisa menjual hingga 100 porsi, kondisi ini berbanding terbalik dengan beberapa tahun kebelakang yang hanya bisa terjual 60 porsi.
“Saya buka dari pagi sampai sore. Biasanya mulai ramai jam 12.00 WIB saat jam makan siang. Alhamdulillah setelah viral bisa sampai 100 porsi per hari,” ucap Ken.
Ketoprak sendiri merupakan usaha keluarga Ken. Usaha ini sudah berlangsung selama 10 tahun, hanya saja Ken baru menggelutinya sejak tiga tahun silam.
“Kalau ini si sudah 10 tahun cuman ganti-ganti orang, saya mah baru tiga tahun di sini, alhamdulillah banyak orang-orang baik,” pungkasnya.
(Rls/Red)
