Faktara.my.id | Pati – Sebanyak 127 siswa SMPN 1 Gembong dan MTsN 3 Pati, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 9 September 2026. Petugas kemudian membawa para siswa ke Puskesmas Gembong dan RSUD RAA Soewondo untuk mendapatkan penanganan medis.
Siswa Alami Mual dan Pusing
Sejumlah siswa mengalami gejala seperti mual, pusing, dan kondisi tubuh melemah setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG.
Petugas kesehatan menangani para siswa di fasilitas medis setempat. Beberapa di antaranya dilaporkan membutuhkan observasi dan perawatan lebih lanjut karena mengalami keluhan yang lebih berat.
Kasus Kembali Picu Sorotan terhadap Program MBG
Peristiwa tersebut kembali memicu perhatian publik terhadap aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
Warganet mempertanyakan pengawasan terhadap proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan kepada siswa. Mereka meminta pemerintah memastikan makanan yang dibagikan memenuhi standar keamanan dan kesehatan sebelum sampai kepada penerima manfaat.
Namun, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan investigasi pihak berwenang.
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas
Kasus di Pati menambah perhatian terhadap pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan MBG. Pemerintah dan pengelola program diharapkan segera mengevaluasi proses penyediaan makanan serta memastikan setiap menu aman dikonsumsi.
Keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap program pemenuhan gizi. Investigasi menyeluruh diperlukan untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus mencegah kasus serupa kembali terjadi.
(Rls/Red)
