Faktara.my.id | Barcelona – Barcelona mulai mencari formula baru di lini depan setelah kehilangan Robert Lewandowski. Pelatih Hansi Flick berpeluang mengubah posisi Lamine Yamal untuk mengisi ruang sentral dalam skema serangan.
Selama empat musim, Lewandowski menjadi tumpuan utama Barcelona di lini depan. Kepergiannya membuat Flick harus mencari sumber gol sekaligus pemain yang mampu menjadi referensi serangan.
Lamine Yamal selama ini beroperasi sebagai winger kanan. Namun, Flick mulai memberinya kebebasan bergerak ke area tengah dan mencari ruang di antara lini pertahanan lawan.
Flick bahkan bisa memainkan Yamal sebagai false nine. Dalam peran tersebut, Yamal dapat turun menjemput bola dan menarik bek tengah keluar dari posisinya.
Pergerakan itu berpotensi membuka ruang bagi pemain lain untuk melakukan penetrasi. Kemampuan Yamal membaca ruang dan mengolah bola di area sempit membuat eksperimen tersebut cukup menjanjikan.
Statistik Yamal Jadi Modal
Yamal menunjukkan produktivitas tinggi pada musim lalu. Ia mencetak 16 gol dan memberikan 12 assist di La Liga hingga meraih penghargaan pemain terbaik kompetisi.
Jika bermain lebih sentral, Yamal bisa lebih sering terlibat dalam pembangunan serangan. Ia juga dapat bertukar posisi dengan Pedri atau bergerak ke half-space kanan untuk menciptakan ruang.
False Nine Bukan Peran Permanen
Flick sebaiknya tidak mengikat Yamal sebagai striker tetap. Barcelona justru bisa menjadikan peran false nine sebagai opsi tambahan agar Yamal tetap dapat mengeksploitasi sisi kanan.
Dalam satu serangan, Yamal bisa bergerak dari tengah ke kanan. Pada situasi lain, ia dapat turun untuk menarik bek sebelum Dani Olmo atau pemain lain menyerang ruang kosong.
Barcelona pernah sukses menggunakan konsep serupa ketika Lionel Messi bermain sebagai false nine dalam kemenangan 6-2 atas Real Madrid pada 2009. Namun, Flick tidak perlu membandingkan Yamal dengan Messi untuk memanfaatkan fleksibilitas tersebut.
Barcelona Masih Menunggu Striker Baru
Eksperimen Yamal tetap bergantung pada aktivitas Barcelona di bursa transfer. Jika Flick mendapatkan striker yang sesuai kebutuhan, Yamal kemungkinan kembali menjadi winger kanan.
Meski begitu, opsi menempatkan Yamal di posisi tengah layak dipertahankan. Fleksibilitas tersebut dapat menjadi senjata Barcelona untuk membangun serangan yang lebih sulit dibaca lawan.
Sumber: Barca Universal
(Rls/Lukman)
