Faktara.my.id | Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu meluruhkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Lampung.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan pemerintah akan menjalankan OMC setelah kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan memungkinkan. Abu vulkanik masih mengganggu aktivitas sejumlah bandara sehingga pemerintah harus memperhitungkan faktor keselamatan.
Pesawat OMC Siap Dikerahkan
Suharyanto mengatakan pesawat untuk operasi modifikasi cuaca sudah siap di Pondok Cabe. BNPB akan menjalankan penyemaian awan untuk meningkatkan peluang hujan dan membantu menurunkan abu vulkanik dari atmosfer.
BNPB juga menyiapkan teknik water mist sebagai langkah tambahan untuk membantu proses peluruhan abu di wilayah terdampak.
BNPB Pantau Wilayah Terdampak
BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD di wilayah terdampak untuk memantau kondisi masyarakat dan kebutuhan penanganan di lapangan.
BNPB juga mengirim personel ke sejumlah lokasi untuk memantau situasi secara langsung serta memastikan pemerintah daerah siap menghadapi kemungkinan dampak lanjutan erupsi.
Pemda Diminta Perkuat Kesiapsiagaan
Suharyanto meminta pemerintah daerah memastikan seluruh perangkat penanggulangan bencana berfungsi. Pemerintah daerah perlu mengecek sistem peringatan dini, sirine, tempat evakuasi, rencana kontingensi, serta ketersediaan pangan dan kebutuhan dasar.
Hingga kini, belum ada pemerintah daerah terdampak yang menetapkan status kedaruratan bencana.
BNPB akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau serta mengantisipasi dampaknya terhadap masyarakat.
Pemerintah mengutamakan keselamatan masyarakat dan penerbangan dalam menangani sebaran abu vulkanik. BNPB menyiapkan OMC dan memperkuat koordinasi daerah agar dampak erupsi Gunung Anak Krakatau tidak meluas.
(Rls/Red)
