Faktara.my.id | Jakarta – Band pop alternatif Million Hope menghadirkan karya yang mengangkat sisi emosional sebuah hubungan melalui single “But Not Really Home” ciptaan Leo. Lagu tersebut mengisahkan hubungan yang berjalan tanpa kepastian, namun tetap meninggalkan rasa nyaman layaknya tempat pulang.
Lagu tentang Hubungan yang Tak Pernah Punya Kepastian
Setelah di hubungi Faktara Media, Million Hope menjelaskan bahwa “But Not Really Home” lahir dari cerita tentang hubungan yang tidak pernah memiliki bentuk maupun arah yang jelas. Lagu ini menggambarkan ruang-ruang jeda dalam sebuah hubungan, mulai dari percakapan yang menggantung, tawa yang dipaksakan, hingga kebersamaan yang terasa nyata tetapi rapuh.
Million Hope mengangkat momen-momen sederhana, seperti suasana jalanan malam, suara radio, dan kebiasaan-kebiasaan kecil yang menjadi tempat pulang. Band ini merangkainya menjadi cerita yang menghadirkan kehangatan sekaligus menyimpan ketidakpastian.

Berawal dari Ide Sederhana
Million Hope menciptakan “But Not Really Home” secara organik. Band ini mengawalinya dari ide sederhana saat para personel berbincang santai, lalu mengembangkan potongan melodi dan lirik spontan hingga menjadi lagu utuh.
Diperkuat Lima Personel dengan Latar Berbeda
Million Hope memulai perjalanan bermusik pada 2025. Rahma mengisi posisi vokalis, Randha sebagai drummer, Rio sebagai bassist, Arifin sebagai gitaris, dan Leo sebagai keyboardist. Berbekal karakter musikal yang berbeda, kelima personel menyatukan keresahan mereka menjadi karya-karya pop alternatif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Million Hope memadukan nuansa ringan dan gelap dalam setiap lagu tanpa menghilangkan kedekatan emosional dengan pendengar. Gaya tersebut menjadi ciri khas band dalam setiap karya mereka.
Lewat “But Not Really Home”, Million Hope kembali menunjukkan identitas mereka sebagai band yang menghadirkan lagu-lagu bertema emosional dengan pendekatan yang jujur dan personal. Single ini menjadi representasi perasaan banyak orang yang pernah berada dalam hubungan tanpa status yang jelas, tetapi sulit untuk benar-benar melepaskannya.
Dengan lirik yang dekat dengan realitas dan aransemen pop alternatif yang atmosferik, “But Not Really Home” diharapkan mampu menjadi teman bagi pendengar yang pernah merasakan hadir dalam sebuah hubungan yang terasa seperti rumah, meski tidak pernah benar-benar menjadi tempat untuk pulang.
Antusiasme pendengar terhadap “But Not Really Home” juga terlihat di platform Spotify. Lagu tersebut telah mengumpulkan lebih dari 170.000 stream, memperkuat daya tarik Million Hope di kancah musik pop alternatif Indonesia.
(Rls/Fajar Siddiq)
