Faktara.my.id | Jakarta – Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner memastikan tidak akan tampil di US Open 2026. Petenis Italia tersebut mundur dari Grand Slam terakhir musim ini karena masih mengalami cedera lutut kanan.
Sinner bersama tim medis telah berupaya memulihkan kondisinya. Namun, proses pemulihan membuatnya harus mengambil keputusan untuk melewatkan US Open tahun ini.
“Saya dan tim telah bekerja keras, bersama tim medis, tetapi kami kini harus mengambil keputusan sulit bahwa saya tidak akan dapat tampil di US Open tahun ini,” kata Sinner.
Dalam beberapa hari terakhir, Sinner kembali berlatih di lapangan Monte Carlo untuk memantau perkembangan cederanya. Ia masih membutuhkan waktu sebelum kembali bertanding.
Sinner mengaku kecewa karena harus melewatkan turnamen di New York. US Open memiliki arti khusus bagi petenis berusia 25 tahun tersebut.
Grand Slam Pertama yang Dilewatkan
US Open 2026 menjadi Grand Slam pertama yang Sinner lewatkan sejak menjalani debut di turnamen major pada US Open 2019.
Sinner terakhir kali bertanding di Wimbledon 2026. Ia berhasil meraih gelar sekaligus mencatat Grand Slam kelima sepanjang kariernya.
Dalam perjalanan menuju gelar, Sinner harus melewati laga lima set melawan Miomir Kecmanovic pada babak pertama. Setelah itu, ia tidak kehilangan satu set hingga final.
Pada partai puncak, Sinner mengalahkan Alexander Zverev dalam empat set untuk merebut gelar Wimbledon.
Dominasi Sinner Terhenti karena Cedera
Sinner menjalani musim 2026 dengan performa impresif. Ia telah mengoleksi enam gelar dan mencatat 44 kemenangan dari 47 pertandingan.
Petenis Italia itu juga menjuarai lima turnamen ATP Masters 1000 pertama musim ini, yakni Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan Roma.
Sinner sebelumnya memenangkan US Open 2024 dan mencapai final pada 2025. Namun, ia harus mengakui keunggulan Carlos Alcaraz dalam empat set.
Bidik Comeback di Asia
Setelah mundur dari US Open, Sinner akan tetap berada di Eropa untuk menjalani pemulihan bersama tim medis dan mempersiapkan kondisi fisiknya.
Ia menargetkan comeback pada rangkaian turnamen Asia, termasuk Beijing dan Shanghai.
Mundurnya Sinner membuat persaingan US Open 2026 kehilangan salah satu kandidat utama juara. Babak utama turnamen tersebut dijadwalkan dimulai pada Minggu (30/8/2026), sementara Sinner akan fokus memulihkan cedera sebelum kembali ke kompetisi.
(Rls/Red)
