Faktara.my.id | Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan lima program utama untuk menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan pada 2027. Pemerintah menargetkan APBN tetap berfungsi sebagai shock absorber sekaligus penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Lima Program Utama Kemenkeu
Purbaya mengatakan strategi ekonomi dan fiskal 2027 mengusung arah “Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat”. Pemerintah akan memperkuat sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan investasi.
Kemenkeu menyusun lima program utama dalam Rencana Kerja Tahun Anggaran (TA) 2027, yakni:
- Program Kebijakan Fiskal, Sektor Keuangan, dan Ekonomi.
- Program Pengelolaan Penerimaan Negara.
- Program Pengelolaan Belanja Negara.
- Program Pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Risiko.
- Program Dukungan Manajemen.
Fokus pada Delapan Prioritas Nasional
Kelima program tersebut akan mendukung delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), mulai dari kedaulatan pangan, energi dan air, pendidikan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan.
Kemenkeu juga akan memperkuat hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, ketahanan bencana, serta ekonomi kerakyatan dan desa.
Pemerintah akan memperkuat kebijakan investasi melalui harmonisasi regulasi dan debottlenecking. Kemenkeu juga meningkatkan penerimaan negara melalui integrasi proses ekspor-impor dan logistik, peningkatan lifting migas, serta pengawasan perpajakan.
Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan
Kemenkeu turut mempercepat transformasi digital melalui pengembangan Indonesia National Single Window, Coretax System, Smart Customs and Excise System, serta digitalisasi proses bisnis melalui Office Automation Kemenkeu.
Pada sisi belanja, pemerintah akan memodernisasi sistem penganggaran dan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan daerah. Kemenkeu juga mendukung pembiayaan infrastruktur, penjaminan pemerintah untuk kemandirian energi, dan optimalisasi Barang Milik Negara (BMN).
Purbaya menegaskan Kemenkeu akan melanjutkan perbaikan pengelolaan keuangan negara pada 2027. Pemerintah menargetkan kebijakan tersebut mampu menjaga kesehatan fiskal sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi dan mempercepat kesejahteraan masyarakat.
(Rls/Red)
