Faktara.my.id | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengalihkan pengelolaan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai 2027.
Pramono menilai langkah tersebut dapat membuat layanan transportasi warga Kepulauan Seribu lebih mudah dan efisien.
Pramono mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menyetarakan akses transportasi warga Kepulauan Seribu dengan masyarakat di lima wilayah kota Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga ingin mempermudah perjalanan warga dari daratan menuju Kepulauan Seribu maupun sebaliknya.
“Mulai tahun depan, dari seluruh kota maupun Kepulauan Seribu, transportasinya harus lebih mudah dan efisien,” kata Pramono di Bundaran HI, Jakarta, Minggu.
Menurutnya, masyarakat Kepulauan Seribu harus merasa menjadi bagian dari sistem transportasi Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan memperkuat konektivitas antara wilayah daratan dan kepulauan.
LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan
Selain transportasi laut, Pramono juga memperkuat jaringan transportasi umum di Jakarta untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan pada Agustus 2026. Pemerintah daerah membangun proyek tersebut sepenuhnya dengan anggaran sekitar Rp12,1 triliun.
LRT tersebut memiliki lintasan sepanjang 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun. Waktu tempuhnya sekitar 28 menit.
“Mulai dari Kelapa Gading sampai Manggarai sepanjang 12,2 kilometer, investasinya kurang lebih Rp12,1 triliun, berhenti di 11 stasiun, waktu tempuhnya 28 menit,” ujar Pramono.
Pramono berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai. Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat transportasi publik untuk meningkatkan konektivitas dan memudahkan mobilitas warga.
(Rls/Red)
