Faktara.my.id | Jakarta – Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencetak sejarah dengan memimpin Piala Super Eropa 2026. UEFA menunjuk Artan sebagai pengadil laga PSG kontra Aston Villa di Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026).
UEFA menunjuk Artan melalui kerja sama dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Kerja sama tersebut membuka peluang pertukaran perangkat pertandingan antara UEFA dan CAF.
Artan akan memimpin duel Paris Saint-Germain (PSG) selaku juara Liga Champions melawan Aston Villa sebagai kampiun Liga Europa. Penunjukan ini menjadikan Artan wasit non-Eropa pertama yang memimpin Piala Super Eropa.
Presiden CAF Patrice Motsepe menyebut penunjukan tersebut sebagai kehormatan bagi Artan sekaligus sepak bola Afrika.
“Ini adalah kehormatan besar bagi Omar Artan dan bagi para wasit Afrika,” ujar Motsepe.
Sempat Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
Kesempatan Artan memimpin Piala Super Eropa hadir setelah ia mengalami kekecewaan di Piala Dunia 2026. FIFA sebelumnya memilih Artan sebagai salah satu wasit turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun, Customs and Border Protection AS menolak Artan masuk ke wilayah Amerika Serikat meski ia memiliki visa yang sah.
Seorang pejabat pemerintah AS menyebut penolakan tersebut berkaitan dengan dugaan keterkaitan Artan dengan anggota organisasi teroris yang dicurigai.
Kebijakan imigrasi pemerintahan Presiden Donald Trump juga menjadi sorotan selama Piala Dunia 2026. AS sebelumnya memberlakukan pembatasan perjalanan terhadap warga dari 12 negara, termasuk Somalia.
Artan Bangkit dan Kembali Cetak Sejarah
Artan kini berusia 34 tahun dan masuk daftar wasit internasional FIFA sejak 2018. Ia juga menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin final Liga Champions CAF dan kemudian meraih penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF.
Sebelumnya, Artan juga mencetak sejarah sebagai wasit Somalia pertama yang bertugas di Piala Afrika 2024.
Kegagalan tampil di Piala Dunia tidak membuat Artan berhenti mengejar impian. Ia justru mendapat kesempatan besar untuk mencatat sejarah di panggung Eropa.
“Saya percaya bila saya bisa sukses, siapa pun juga bisa. Jangan pernah berhenti bermimpi,” tutur Artan.
Omar Artan kini bersiap menjalankan tugas bersejarah di Piala Super Eropa 2026. Laga PSG kontra Aston Villa menjadi kesempatan bagi sang wasit untuk membuktikan kualitasnya sekaligus membawa nama sepak bola Afrika ke panggung Eropa.
(Rls/Red)
