Faktara.my.id | Jakarta – ONIC menutup perjalanan di Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2026 dalam Esports World Cup (EWC) 2026 dengan hasil manis. Wakil Indonesia itu membalas kekalahan dari Falcons PH lewat kemenangan telak 3-0 pada laga perebutan peringkat ketiga di Paris, Prancis, Sabtu (1/8/2026), sekaligus mengamankan posisi ketiga turnamen.
ONIC langsung menunjukkan permainan agresif sejak gim pertama. Rotasi yang disiplin dan kontrol objektif yang rapi membuat Falcons PH kesulitan mengembangkan permainan hingga ONIC mengamankan poin pembuka.
Dominasi tersebut berlanjut pada gim kedua. ONIC menguasai jalannya pertandingan sejak early game dan menutup gim dalam waktu sekitar 10 menit. Keunggulan ekonomi, objektif, dan koordinasi antarpemain membuat Falcons PH tidak mampu memberikan perlawanan berarti.
Memasuki gim ketiga, ONIC tetap mempertahankan tempo permainan. Sejumlah kemenangan dalam team fight membuka jalan bagi wakil Indonesia itu untuk menyapu bersih pertandingan dengan skor 3-0 sekaligus membalas kekalahan mereka dari Falcons PH pada fase grup.
Sanz: Kemenangan Ini Jadi Penutup yang Manis
Pelatih ONIC, Sanz, mengaku puas karena timnya berhasil bangkit setelah gagal melangkah ke grand final usai dikalahkan Team Spirit di babak semifinal.
Menurutnya, kemenangan atas Falcons PH memberikan rasa lega sekaligus menjadi penutup yang sempurna bagi perjalanan ONIC di MSC EWC 2026.
“Alhamdulillah. Pertandingan balas dendam akhirnya berhasil. Kami senang bisa menutup turnamen dengan kemenangan,” ujar Sanz.
Ia menilai hasil tersebut membuktikan mental para pemain tetap terjaga meski sempat mengalami kekecewaan pada semifinal.
Persaingan Mobile Legends Dunia Semakin Ketat
Sanz juga menyoroti perkembangan kekuatan tim-tim Mobile Legends di luar Asia Tenggara. Menurutnya, persaingan internasional kini jauh lebih kompetitif dibandingkan musim sebelumnya.
Ia menilai banyak tim mengalami peningkatan dari sisi strategi, hero pool, hingga eksekusi permainan. Kondisi itu terlihat dari absennya wakil Indonesia dan Filipina di grand final MSC EWC 2026, yang justru mempertemukan Team Spirit melawan wakil Myanmar.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa peta persaingan Mobile Legends dunia semakin merata dan tidak lagi didominasi tim-tim Asia Tenggara.
ONIC mengakhiri MSC EWC 2026 sebagai wakil Indonesia dengan pencapaian terbaik setelah finis di posisi ketiga. Hasil ini menjadi modal penting bagi Landak Kuning untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya sekaligus menjaga asa Indonesia tetap bersaing di level tertinggi esports Mobile Legends.
(Rls/Fajar Siddiq)
