Faktara.my.id | Jakarta – Sony memastikan telah mengamankan pasokan memori untuk memenuhi target penjualan PlayStation 5 (PS5) selama tahun fiskal 2026. Langkah tersebut dilakukan di tengah terbatasnya stok memori global akibat tingginya permintaan dari industri kecerdasan artifisial (AI).
Menurut warta Engadget pada Jumat (31/7), Sony menegaskan telah menyiapkan pasokan memori yang cukup untuk mendukung proyeksi penjualan PS5 hingga akhir tahun fiskal yang berakhir pada April 2027. Perusahaan juga memastikan belum memiliki rencana menaikkan harga konsol generasi terbarunya.
Sony memperkirakan penjualan PS5 akan meningkat menjelang musim liburan, terutama setelah peluncuran Grand Theft Auto 6 pada 19 November 2026. Kehadiran gim tersebut diperkirakan mampu mendorong permintaan konsol di pasar global.
Pada kuartal pertama tahun fiskal 2026, Sony menjual 1,6 juta unit PS5, turun dari 2,5 juta unit pada periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, perusahaan telah mengirimkan total 95,3 juta unit PS5 sejak peluncurannya pada 2020.
Di tengah penurunan penjualan konsol, Sony tetap mencatat pertumbuhan kinerja keuangan. Laba perusahaan naik 37 persen menjadi 54,1 miliar yen, sementara jumlah pengguna aktif bulanan PlayStation bertambah menjadi 125 juta akun.
(Rls/Red)
