Faktara.my.id | Jakarta – Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan Les Bleus dari Inggris pada laga perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026. Ia mengakui hasil buruk tersebut terjadi karena kegagalannya mempersiapkan tim dengan maksimal.
Timnas Prancis menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Inggris dalam perebutan medali perunggu. Duel sesama wakil Eropa itu berlangsung sengit hingga peluit akhir.
Prancis tampil di bawah performa pada babak pertama. The Three Lions memanfaatkan situasi tersebut dengan membobol gawang Les Bleus empat kali sebelum turun minum.
Prancis bangkit pada babak kedua dan sempat memangkas ketertinggalan menjadi 3-4. Namun, Les Bleus gagal membalikkan keadaan hingga akhirnya menyerah 4-6 dan harus merelakan Inggris merebut posisi ketiga Piala Dunia 2026.
Deschamps mengkritik keras penampilan Prancis di babak pertama. Ia menyebut performa Les Bleus jauh dari standar dan tidak dapat diterima.
“Babak pertama tidak bisa diterima. Setelah itu kami bermain dengan baik dan itulah yang sebenarnya bisa kami lakukan.”
Deschamps enggan mencari kambing hitam. Ia mengakui gagal mempersiapkan Prancis dengan baik untuk pertandingan tersebut.
“Ini adalah kesalahan saya. Saya tidak mampu mengelola babak pertama dengan baik.”
Deschamps mengakhiri 14 tahun pengabdiannya bersama Timnas Prancis usai laga kontra Inggris. Ia pun meninggalkan Les Bleus dengan keyakinan bahwa generasi muda yang dimiliki mampu membawa tim kembali bersaing di level tertinggi.
“Kami memiliki skuad yang berkualitas di sini. Ada pemain-pemain muda yang akan terus berkembang dan naik ke level berikutnya,” pungkas Deschamps.
(Rls/Red)
