Faktara.my.id | Jakarta – Indonesia berencana menempatkan komodo di iZoo, kebun binatang reptil dan amfibi terbesar di Jepang yang berada di Kawazu, Prefektur Shizuoka. Rabu, (01/04/2026).
Program ini merupakan bagian dari breeding loan atau peminjaman untuk pengembangbiakan, sekaligus bentuk kerja sama diplomasi hijau antara Indonesia dan Jepang dalam upaya konservasi.
“Ini adalah bagian dari green diplomacy atau diplomasi hijau. Kita berharap kita berbagi tanggung jawab, berbagi kerja sama untuk mengatasi masalah iklim, bagaimana menjaga hutan kita lebih baik, konservasi dan juga kekayaan keanekaragaman hayati yang lebih baik,” kata Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.
Kerja sama ini juga telah dituangkan dalam nota kesepahaman antara Indonesia dan Pemerintah Prefektur Shizuoka.
“Komodo adalah salah satu binatang flagship yang ada di Indonesia, di antara banyak satwa-satwa lain di Indonesia seperti gajah, harimau, dan lain sebagainya,” ucap Raja Juli.
Kehadiran komodo di Jepang diharapkan tidak hanya untuk konservasi, tetapi juga menjadi sarana promosi kekayaan alam Indonesia agar masyarakat Jepang tertarik melihat langsung habitat aslinya di Pulau Komodo.
“Ini merupakan kerja sama yang pertama tapi tidak terakhir. Kami berharap nanti dengan adanya komodo di iZoo akan mempromosikan kekayaan dan keanekaragaman hayati di Indonesia,” tutur Raja Juli.
Gubernur Shizuoka, Suzuki Yasutomo, juga menyambut baik kerja sama ini.
“Karena komodo merupakan satwa liar yang terancam punah, kami sangat senang dapat berkontribusi untuk mengembangbiakkan komodo. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar,” kata Suzuki.
(Rls/Ahmad Nur Aji)
