Faktara.my.id | Jakarta – Band asal Jakarta, Soulphoria, resmi membuka langkah di industri musik Indonesia lewat single perdana berjudul Mariposa. Mengusung genre pop, lagu ini mengangkat kisah cinta pada pandangan pertama yang indah, namun terpendam karena takut kenyataan tak sesuai harapan.
Soulphoria lahir dari mimpi sang gitaris, vokalis, sekaligus komposer Helmy untuk membentuk band yang tidak hanya menghadirkan musik yang enak didengar, tetapi juga memiliki jiwa. Baginya, musik menjadi ruang untuk menyuarakan kejujuran dan mengekspresikan berbagai pengalaman hidup melalui lagu.
Perjalanan Soulphoria kemudian mempertemukan Helmy dengan Amoi, vokalis yang membawa warna baru dalam musik mereka. Karakter vokal Amoi yang lembut namun kuat menjadi penyeimbang emosi, sehingga setiap lagu terdengar lebih hidup, hangat, dan penuh makna.
Formasi band semakin lengkap setelah Miko bergabung sebagai gitaris melodi. Lewat permainan gitarnya, Miko menghadirkan nuansa melankolis yang memperkaya aransemen dan menyatukan karakter musik Soulphoria menjadi lebih utuh.
Nama Soulphoria sendiri merupakan gabungan dari kata soul yang berarti jiwa dan euphoria yang menggambarkan luapan perasaan bahagia. Filosofi tersebut mencerminkan keyakinan mereka bahwa musik mampu membawa pendengar menyelami ruang paling jujur dalam diri, mulai dari rindu, luka, harapan, hingga kebebasan.
Melalui Mariposa, Soulphoria mengangkat cerita tentang seseorang yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Layaknya kupu-kupu yang indah, rasa itu hadir begitu cepat, namun tetap dipendam karena takut menerima jawaban yang tidak sesuai harapan.
Soulphoria ingin menghadirkan karya yang lahir dari pengalaman nyata dan kejujuran emosi, bukan sekadar mengejar popularitas. Lewat Mariposa, mereka berharap dapat menjadi warna baru di industri musik Indonesia sekaligus mengajak pendengar merasakan bahwa musik terbaik selalu berawal dari cerita yang tulus.
(Rls/Fajar Siddiq)
