Faktara.my.id | Musik – Panitia Ubud Village Jazz Festival (UVJF) mengumumkan jadwal festival berikutnya pada 6–7 Agustus 2027. Pengumuman tersebut disampaikan pada penutupan UVJF 2026 di STHALA Ubud Bali, Sabtu (8/8) malam.
UVJF 2026 berlangsung selama dua hari dengan tiga panggung, yakni Community Stage, Giri Stage, dan Subak Stage. Ketiga panggung tersebut menghadirkan pertunjukan jazz dengan latar alam Ubud.
Pada hari kedua, festival menampilkan 10 pertunjukan mulai pukul 16.30 WITA. Westside Vinyl DeeJays dan JZ.KA Trio membuka rangkaian penampilan.
JZ.KA Trio yang beranggotakan Putu Angelika, Jesse Adiputra, dan Samuel Pardosi tampil melalui program Preservation of Jazzistry. Program tersebut membuka ruang bagi musisi muda Indonesia untuk mengembangkan bakat jazz.
Musisi dari Berbagai Negara Tampil
Sejumlah musisi lokal dan internasional turut meramaikan malam penutupan. Koko Harsoe & SAN Trio, Watchdog dari Prancis, Pong Nakornchai Ensemble, Dodot Trio, String Corner Project, H ZETTRIO, Jadi Peperzak Quartet, dan Salamander Big Band tampil di tiga panggung UVJF.
Dodot Trio membawakan materi dari album perdana The Story of White Piano. Sementara Watchdog menampilkan komposisi dari album terbaru Fables.
Pong Nakornchai Ensemble juga menghadirkan kolaborasi musisi Thailand, Indonesia, dan gitaris Michael Ananda Aartsen. Jadi Peperzak Quartet membawakan materi dari album debut Amity.
Jazz Berpadu dengan Musik Nusantara
H ZETTRIO asal Jepang tampil di Giri Stage dengan membawakan materi dari album QUESTUNE. Sementara itu, String Corner Project memadukan gitar flamenco, improvisasi jazz, dan ritme Nusantara.
Salamander Big Band kemudian menutup rangkaian festival di Giri Stage menjelang tengah malam.
UVJF telah berlangsung sebanyak 13 kali. Penyelenggara memastikan festival musik jazz tersebut kembali hadir pada 6–7 Agustus 2027 untuk melanjutkan perannya sebagai ruang pertemuan musisi lokal dan internasional.
(Rls/Red)
